Sebelumnya, judul postingan ini saya ambil dari video salah satu finalis QueenBee, Cynthia Chaerunnisa.
Saya setuju sekali bahwa Indonesia adalah raksasa tidur. Indonesia punya potensi besar untuk menjadi daerah wisata terbaik, untuk menarik wisatawan-wisatawan mancanegara. Liburan musim panas kemarin saya pergi ke negara adidaya untuk berwisata. Dan apa yang saya temukan? Mereka mengkomersilkan segala produk, tempat, bahkan PEMANDANGAN untuk menjadi atraksi turis. Kita bisa belajar dari mereka dalam hal mengolah pariwisata negara kita tercinta.
Apa yang perlu kita lakukan?
1. Menjaga peninggalan budaya yang ada. Alangkah baiknya bila kita bisa merawat bangunan-bangunan kuno dan patung-patung peninggalan. Objek-objek peninggalan budaya adalah ASET besar pariwisata negara ini.
2. Mengkomersilkan tempat wisata. Seperti misalnya: menjual cinderamata di setiap tempat wisata. Bisa berupa magnet, gantungan kunci, dan hendaknya cinderamata ini dijual dengan kisaran harga yang luas. Dari yang berharga murah dan terjangkau sampai berharga mahal, untuk barang koleksi.
3. Menaikkan harga masuk untuk wisman. Untuk turis lokal dan orang Indonesia sendiri harganya murah akan tetapi untuk turis asing, bisa dinaikkan sekitar 20%.
Menanggapi musibah bom yang terjadi di Indonesia kemarin, para kontributor di bidang pariwisata jangan berkecil hati ya... Tetap semangat memajukan pariwisata Indonesia!
Kamis, 06 Agustus 2009
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)